Remaja Santri Dirazia, Kenapa?



SEJUMLAH remaja santri terkena razia dan diamankan pihak Sat Pol PP Kabupaten Banjar dari lokasi tertentu. Mereka diamankan sementara di kantor Pol PP Jl P Hidayatullah, Selasa (14/6/2022).

Pukul 11.00 itu ada lima remaja yang mengaku sebagian dari Darussalam, dan sebagian lagi Darul Hijrah. Rupanya mereka diduga santri yang terpaksa diamankan, karena kedapatan asyik main play station (PS) di lokasi tertentu di saat jam sekolah (belajar).

Dijejer di halaman kantor, mereka ditanyai langsung oleh Kasat Pol PP Banjar Irwan Kumar. Dengan menunduk mereka satu-persatu mengaku sebagai santri, ada yang dari Darussalam, ada pula dari Darul Hijrah.

"Pengamanan ini sebagai upaya ikut membantu para orang tua yang sudah jauh-jauh menyekolahkan dan membiayai mereka untuk benar-benar belajar. Tetapi karena remaja ini kedapatan main PS di kala jam belajar, maka mereka kami amankan untuk diberi wejangan," ujar Irwan.

Pol PP mendata para remaja tersebut, untuk kemudian dikoordinasikan kepada ponpes dan para orangtua guna memberikan perhatian yang cukup, sehingga remaja ini tak mengulangi perbuatannya di saat jam belajar.

"Saya maklum kalau kalian suka bermain, tetapi perhatikan sekolah dan belajar kalian. Kasian orangtua kalian yang jauh-jauh menyekolahkan kalian, demi keberhasilan kalian," ujarnya saat memberi nasihat.

Diduga, sebagian remaja ada yang berasal dari Marabahan, dan ada yang dari Banjarbaru. Sat Pol PP masih terus melakukan razia di lokasi-lokasi tertentu yang diduga tempat bermain remaja dan anak-anak di kala jam belajar sekolah atau madrasah/ponpes. (ap)

 

 

 

 

Komentar