PT Air Minum Intan Banjar Masih Dikuasai Pemkab Banjar




SELEPAS Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) PT Air Minum Intan Banjar di Gedung PT Air Minum Intan Banjar di Jl P Hidayatullah Banjarbaru, Rabu (2/3/2022), dikabarkan bahwa Syaiful Anwar masih dipercaya memegang kendali perusahaan tersebut.

Penjelasan itu langsung disampaikan Komisaris Utama PT Air Minum Intan Banjar, HM Hilman kepada para jurnalis. "Pada prosesnya di RUPS LB Desember 2021 di Dafam Hotel Banjarbaru, telah disepakati para pemegang saham, sebagaimana didukung aturan, bahwa jabatan dirut masih bisa diperpanjang," jelasnya.

"Diputuskan pada RUPS LB Desember 2021 di Dafam Hotel Banjarbaru, setelah mendengarkan laporan kinerja yang disampaikan dirut, juga menerima masukan dari dewan pengawas, maka diperkenankan untuk memperpanjang masa jabatan. Dan itu telah disepakati para pemegang saham," bebernya. 

versi video

"Kemudian pada hari ini selepas RUPS LB dilakukan pelantikan untuk direktur utama," tambahnya. Berarti Syaiful Anwar tetap diberi amanah sebagai Dirut PT Air Minum Intan Banjar.

Kabar melegakan, Pemkab Banjar masih sebagai pemegang saham terbesar, sebagaimana syarat Perseroda, bila pemegang saham lebih dari satu harus mempunyai saham 51 persen lebih. 

"Disesuaikan aturan Perseroda/PT dan sudah disepakati tadi, Pemkab Banjar memiliki saham 51,51 persen, Pemko Banjarbaru 39,32 persen, dan Pemprov Kalsel sebesar 9,17 persen," ujar pria yang juga Sekda Banjar ini.

Meski begitu, Hilman mengakui bahwa masih ada tahapan yang harus diselesaikan yakni raperda penyertaan modal yang diharapkan dalam waktu dekat bisa disahkan menjadi perda. "Alhamdulillah status badan hukum sudah berubah dari PD menjadi PT, tinggal pengesahan perda penyertaan modal yang masih berupa raperda, sedang dibahas bersama antara eksekutif dengan legfislatif," tandasnya.

simak juga

Komentar