Mesum di Fasum, Pengawasan Pemkab Banjar Lemah?

Capture video adegan mesum diduga di fasum mirip milik Pemkab Banjar.


BANJAR - Meski telah dingatkan berkali-kali oleh warga agar sejumlah fasum temaram, termasuk Taman Cahaya Bumi Selamat (CBS) dan RTH Ratu Zalecha diawasi, karena kerap dipakai muda-muda (dua sejoli) bermesum ria, namun pengawasan Pemkab Banjar diduga masih lemah. 
Diduga, ada pasangan sejoli melakukan hubungan terlarang di fasum atau lokasi yang mirip Taman CBS Martapura tersebut. Video berdurasi tujuh detik yang beredar luas di WA, menggambarkan, seorang pria dan wanita yang belum diketahui identitasnya, tertangkap kamera ponsel sedang main kuda-kudaan.

Mereka sejurus kemudian menghentikan genjotannya, karena merasa terganggu. Namun, dari rekaman itu diduga bahwa yang mengambil rekaman itu adalah rekan sejoli itu sendiri.

Pasalnya, si wanita hanya melenguh manja. "Aaa...kacau banar (kemudian tertawa)." Mereka masih muda. Si wanita yang wajahnya tidak begitu jelas, mengenakan jilbab warna pink, bagian dada hingga kemaluan terkuak. Begitu juga si pria masih mengenakan kaos putih dan celana melorot, tampak kemaluannya.

Dikonfirmasi, Plt Kasat Pol PP Banjar Aidil Basith membantah pihaknya lalai menjaga area tersebut. "Setiap malam ada satu regu Satpol PP yang mobilitas bergerak, berkeliling. Salah satunya RTH Raza yang diawasi (termasuk CBS)," akunya.

"Kalau didapati ada pasangan yang mojok, maka ditegur dan diperintahkan segera pulang," tambah pejabat yang juga Kadis Kominfo SP Banjar ini.

Selain itu, giat mereka juga sambil mensosialisasikan pentingnya memakai masker. "Yang tidak pakai masker diperintahkan juga pulang, balik kanan," imbuhnya.

Sementara dari info lainnya, lokasi yang digunakan mesum oleh pasangan dalam video itu adalah satu lokasi fasum di Marabahan, Batola. Meski begitu belum ada rilis resmi dari lembaga berwenang, tentang siapa-siapa yang terlibat dalam video mesum, maupun lokasi pastinya.


Komentar